Mengapa Atap Gereja Katedral Pada Abad Pertengahan Berujung Lancip?

Mengapa Atap Gereja Katedral Pada Abad Pertengahan Berujung Lancip? - Hallo sahabat AgniPedia, Pada sharing informasi kali ini yang berjudul Mengapa Atap Gereja Katedral Pada Abad Pertengahan Berujung Lancip?, saya telah menyediakan Informasi Terlengkap. mudah-mudahan isi postingan yang saya tulis ini dapat anda pahami. okelah, ini dia Informasinya.


Mengapa Atap Gereja Katedral Pada Abad Pertengahan Berujung Lancip?

Katedral Notre Dame yang berada di Paris
Eropa pada abad Pertengahan adalah masa kejayaan Katholik Roma. Jadi pada saat itu di antara kehidupan, budaya, dan bidang lainnya, agama dianggap paling penting. Untuk menjaga itu, orang-orang berpakaian sederhana dan menjaga dengan baik ajaran katholik yang kuat. Pada masa ini, bangunan  katedral yang dibangun memilki ciri  khas atap yang lancip atau runcing. Bentuk arsitekturnya gotik, langit-langit melengkung bundar di atap menara dan jendela kacanya berwarna.

Pada abad pertengahan selama 1000 tahun, tujuan seni seperti itu adalah untuk kembali hanya kepada Tuhan. Tak terkecuali bentuk gedungnya. Termasuk atap gereja yang lancip seperti menggapai langit, menggambarkan kerinduan untuk kembali kepada Tuhan dan sedekat mungkin dengan Tuhan. Katedral yang terkenal yang memiliki arsitektur gotik antaral lain adalah katedral Milan, Notre Dame, Koln, dan lain lain.

Sekian dari saya, semoga ilmu yang kamu dapatkan bermanfaat. Mohon maaf bila terjadi kesalahan ketik dan penggunaan bahasa yang kurang dimengerti.

1 komentar:

  1. Casino Tycoon: Review of the Best Casino in USA 2021
    What you need to know about Casino 실시간 배팅 사이트 Tycoon: a USA casino and a USA casino experience? Read our w88 comprehensive review 한게임 포커 and 1xbet claim your 파라오바카라 welcome bonus now!

    BalasHapus