Mengapa Orang Mengaitkan Jari Kelingking Saat Membuat Janji?

Mengapa Orang Mengaitkan Jari Kelingking Saat Membuat Janji? - Hallo sahabat AgniPedia, Pada sharing informasi kali ini yang berjudul Mengapa Orang Mengaitkan Jari Kelingking Saat Membuat Janji?, saya telah menyediakan Informasi Terlengkap. mudah-mudahan isi postingan yang saya tulis ini dapat anda pahami. okelah, ini dia Informasinya.


Mengapa Orang Mengaitkan Jari Kelingking Saat Membuat Janji?

Perjanjian Janji Kelingking
Jika kita membuat janji yang penting, kita harus mengaitkan jari kelingking. Mengapa demikian? Hal ini memiliki makna yang mendalam yaitu menghubungkan pearasaan satu sama lain dengan mengaitkan jari kelingking. Secara medis, di jari kelingking terdapat saraf yang terhubung langsung ke jantung. Kebiasaan membuat janji dan mengaitkan jari kelingking di negara-negara Barat diperkenalkan sejak Abad Pertengahan di Eropa. Peramal di masa itu dipercaya dapat berhubungan dengan jiwa melalui ujung jari kelingking. Maka dari itu, peramal melakikan percakapan dengan arwah dan menutup satu sisi telinga dengan jari kelingking. Maka mengaitkan jari kelingking merupakan hal yang menghubungkan antar jiwa.

Ada juga yang berpendapat berbeda. Zaman dahulu di Skotlandia, setiap kali akan bertransaksi atau menawar, mereka akan mengaitkan jari kelingking. Hal ini menandakan kesungguhan hati. Hal ini kemudian menyebar ke seluruh dunia melalui Amerika Serikat kemudian menyebrang ke wilayah Samudera Atlantik.

Sekian dari saya, semoga ilmu yang kamu dapatkan bermanfaat. Mohon maaf bila terjadi kesalahan ketik dan penggunaan bahasa yang kurang dimengerti.

0 komentar

Posting Komentar